Rabu, 09 April 2008

Bulan di Bawah Jembatan

Bulan tak sempurna di sungai yang membelah kota

Bergoyang-goyang di hempas angin

Malam itu

Satu tangan kecil meraihnya

Namun tak bisa

Bulan di gengamannya luruh, tak sisakan apa-apa

“Aku ingin bulan itu”.

Matanya basah, tangannya basah

Sungai alirkan air ke laut

Kehidupan sedang berjeda, sunyi

Ia masih menunggu bulan itu mendekat

Tangan basah itu menggapai

Di bawah jembatan

Kehidupan menggantung

Anak kecil yang tak bisa tidur

Galau dalam putaran waktu yang tajam

“Datang lagi kah ia esok malam?”

Lamnyong, 1 Agustus 2007